Home
 
 
 
 
Ratusan KK tidak di beri hak pilih.
IKNR Pekanbaru Lapor Panwaslu

Rabu, 23/04/2014 - 22:59:17 WIB
PEKANBARU, ZONARIAU.COM - Warga pekanbaru yakni Ikatan Keluarga Nias Riau (IKNR), kembali mempertanyakan kejelasan ke Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Pekanbaru terhadap laporan yang sudah dibuat sebelumnya, mengenai banyaknya suku Nias yang tidak bisa mencoblos pada 9 April 2014 lalu.

Menurut Ketua DPD IKNR Kota Pekanbaru, Sefianus Zai, Rabu di kantor Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Pekanbaru jalan sukarno hatta (16/4/2014), ada banyaknya warga Rumbai, Khususnya Kelurahan Palas,Muara Fajar, Sri Meranti dan Rumbai Bukit yang tidak bisa melakukan pencoblosan pada 9 april 2014 lalu.

Tambah Sefianus "Seolah-olah kami warga suku Nias ini di nomor duakan. Warga Nias yang tidak bisa mencoblos ini ada disekitar 40 TPS," jelasnya.

Lebih jauh disampaikanya Sefianus bahwa banyak suku Nias yang tidak dapat C6 atau surat undangan memilih ketika itu. "Padahan mereka terdaftar di Daftar Pemilih Tetap (DPT) kemudian dengan inisiatif mereka menggunakan Kartu Keluarga untuk mencoblos. Namun sangat disayangkan, pihak TPS tidak diterima dengan alasan tidak punya KTP," lanjutnya.

Untuk itu, dirinya berharap kepada Panitia Pengawas Pemilu Kota Pekanbaru untuk mengakomodir apa yang telah menjadi laporan dari IKNR Kota Pekanbaru. "Tentu saja ini kita berharap bisa diakomodir dengan baik. Karena kita juga masyarakat Indonesia dan berhak menyalurkan asipirasi suara," pintanya.

Menurutnya, hal ini juga akan disampaikan kepada Komisi Pemilihan Umum Kota Pekanbaru. Kemudian kita minta agar bisa dilakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di TPS-TPS yang dimaksud.

"Dengan terjadi hal seperti ini. Ini namanya memilah-milah suku padahal sudah jelas-jelas terdaftar di DPT. Kita akan meminta agar dilakukan PSU," lanjutnya.

Bila tidak ada tanggapan juga nanti di KPU kota Pekanbaru, Maka IKNR Kota Pekanbaru akan menggelar aksi demo ke KPU Kota Pekanbaru. ***
Home