MERANTI -  MERANTI
Home
 
 
 
 
Abdul Rahman : Kedepankan Asas Musyawarah Mufakat Dalam Mengambil Keputusan

Senin, 02/03/2020 - 11:25:23 WIB
MERANTI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia melantik Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) secara serentak diseluruh Daerah yang mengikuti Pilkada serentak tahun 2020.

Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kepulauan Meranti sendiri melantik Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se-Kabupaten Kepulauan Meranti pada Sabtu siang, (29/2/2020) bertempat di Ballroom Hotel Grand Meranti Selatpanjang.

Turut hadir pada pelantikan tersebut, Ketua KPUD Provinsi Riau diwakili oleh Divisi Data dan Informasi Abdul Rahman, Ketua KPUD Kepulauan Meranti Abu Hamid dan seluruh Komisioner KPUD Kepulauan Meranti, Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Kab. Kepulauan Meranti, Rosdaner. Ketua Bawaslu Kepulauan Meranti Syamsurizal, Polres, Koramil dan seluruh Camat di Kabupaten Kepulauan Meranti.

Pelantikan PPK tersebut, langsung dilakukan oleh Ketua KPUD Kepulauan Meranti Abu Hamid ditandai dengan Pengucapan Sumpah oleh Anggota PPK terpilih, dan penandatanganan berita acara pelantikan.

Dalam sambutannya Ketua KPUD Kepulauan Meranti Abu Hamid, mengatakan pentingnya peran PPK dan PPS hingga petugas yang berada di TPS. Baik buruknya kualitas pemilihan nanti, salah satu faktornya itu ditentukan oleh penyelenggara, selain faktor yang ditentukan dari luar.

"Baik buruknya hasil Pemilihan itu nanti, salah satu faktor penentunya itu dikita selaku penyelenggara. Saya mengutip ucapan Ketua KPU RI, yang menyampaikan bahwa pemilu itu saya umpamakan sebuah pertandingan sepak bola. Sesengit apapun pertandingan diantara kedua kesebalasan, hasil akhir akan diterima dengan baik oleh kedua tim asalkan wasit menunjukkan Profesionalitasnya, tidak berpihak kemanapun (Netral)," Ujar Abu Hamid

"Oleh sebab itu, saya mengingatkan kepada Saudara-saudara yang dilantik hari ini, bahwa Netralitas itu sangatlah penting untuk kita jaga. Tidak ada yang boleh bermain mata, apalagi sekarang PPK sudah diawasi secara langsung oleh DKPP, jika saudara melanggar aturan sebagai penyelenggara, pasti akan kita proses dan jika sampai ke DKPP ini akan menjadi catatan buruk untuk saudara-saudara sekalian sebagai penyelenggara Pemilu," Ucapnya.

"Untuk itu hari ini pelantikan PPK se-Indonesia, kita memilih tampil beda, yang biasanya pelantikan mengenakan seragam Hitam Putih, kali ini kita pakai Jas, ide itu dari Komisioner Divisi SDM (Hanafi), Filosofinya itu totalitas dalam bekerja. Artinya tidak main-main, mulai dari pendataan hingga selesainya Pilkada nanti semua tahapan harus dilaksanakan secara totalitas," Tambahnya

Dalam kesempatan itu, KPU menyampaikan harapan kepada Pemerintah Daerah untuk dapat bekerjasama, mendukung penuh kerja KPU, begitu juga Pemerintah Kecamatan agar dapat menerima baik kehadiran PPK tersebut.

Apresiasi juga diberikan oleh Pemerintah Daerah pada KPU yang telah melaksanakan pelantikan PPK se-Kepulauan Meranti. Hal itu disampaikan oleh Bupati Kepulauan Meranti melalui Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Kepulauan Meranti Rosdaner.

"Apresiasi atas terselenggaranya pelantikan PPK yang dilaksanakan oleh KPU ini, atas nama Pemda kami ucapkan selamat kepada Saudara-saudara yang baru saja dilantik. Pelantikan PPK ini bagian dari persiapan KPU dalam melaksanakan Pilkada serentak pada tahun 2020 ini secara serentak se-Indonesia. Kami berharap koordinasi yang baik antara Pemerintah Kabupaten dan KPU hingga kebawah," Kata Rosdaner

"Kita hilangkan ego kita, untuk saling menjaga koordinasi yang baik. PPK harus Netral tidak boleh memihak kemanapun, karena berhasil atau tidak Pilkada nantinya juga ditentukan oleh saudara-saudara yang baru dilantik ini hingga petugas TPS nantinya. Saudara sudah disumpah, jaga dengan sebaik-baiknya amanah ini, saling berbenah dari pengalaman-pengalaman yang lalu. Jalin silaturrahim, berkoordinasi dengan baik diseluruh sektor dari atas hingga kebawah, semoga dengan begitu, Pilkada di Kepulauan Meranti berjalan dengan baik, jujur, adil, aman dan damai," Paparnya.

Ketua KPU Provinsi Riau, yang diwakili oleh Divisi Data dan Informasi Abdul Rahman mengingatkan pada seluruh PPK yang telah dilantik untuk menjaga dengan baik persoalan Integritas dan Profesionalitas.

"Dari masa kemasa, yang pasti akan menjadi sorotan Publik ialah persoalan Integritas dan Profesionalitas. 2 hal tersebut menjadi 2 hal yang sangat penting untuk temen-temen semua pahami dan lakukan. Tidak ada tawar menawar terkait persoalan Integritas dan Profesionalitas, itu harga mati. Sekali saja temen-temen mencedrai kedua nilai tersebut, akan menjadi catatan tersendiri untuk kedepan temen-temen mengikuti seleksi sebagai penyelenggara," Terangnya.

"Pilkada berbeda dengan Pilpres atau Pileg, saat itu dinamika kita sangat sibuk pada tahapan. Sedangkan Pilkada ini, dinamikanya pasti berbeda karena sifatnya lokal," Pungkasnya.

Ia juga mengatakan bahwa Pilkada 2020 ini merupakan pertarungan untuk KPU, KPU harus berhasil memberikan keyakinan pada Publik bahwa KPU masih layak sebagai penyelenggara Pemilu. Jika KPU berhasil membuktikan dengan menyelenggaran Pilkada serentak yang akan datang dengan baik, maka KPU berhasil menepis isu-isu diluar tentang KPU, jika tidak maka sebaliknya yang akan diterima KPU.

Abdul Rahman juga mengingatkan tentang prinsip kolektif kolegial, dimana prinsip tersebut tidak serta merta harus selalu diakhiri dengan voting disetiap mengambil keputusan.

"Saya minta kedepan, baik Komisioner KPU maupun di PPK, kedepankan asas musyawarah mufakat dalam setiap mengambil keputusan. Yakinlah bahwa ada hikmahnya disana, jangan sedikit-sedikit voting karena menang jumlah," Tegasnya. (MBS***)
Home