Home
 
 
 
 
Penetapan Cabub-Cawabub Bangkep, Dinilai Salahi Aturan

Jumat, 04/11/2016 - 08:59:37 WIB

ZONARIAU.COM - Bangkep- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banggai Kepulauan
(Bangkep) resmi telah menetapkan empat pasangan calon bupati (Cabub)
dan calon wakil bupati (Cawabub) Bangkep dalam pemilihan kepala daerah
(Pilkada) Serentak 2017 akan datang.

Penetapan tersebut melalui rapat pleno penetapan di Ruang Rapat KPU
setempat, setelah melewati beberapa tahapan seleksi Cabub-Cawabub
beberpa waktu lalu.

Berikut Empat pasangan calon tersebut yaitu Herry Ludong-Ajumain
Lumbon, Irianto Malingong-Hesmon FVL Pandili (Irhes), Zainal Mus-Rais
Adam (Zamra), dan Delmard Siako-Nadjib Bangunan.

Namun sangat di sayangkan, hasil penetapan tersebut terus menuai
persoalan. Setelah sejumlah masyarakat Bangkep mengadu ke Mabes Polri
dan Kejagung.

Bahkan mereka menulis surat terbuka untuk Presiden RI, KPU dan
Bawaslu, kini giliran tokoh masyarakat Bangkep dan Tokoh Pemuda
menilai penetapan Cabub-Cawabub Bangkep oleh KPU Bangkep.

"Kami masyarakat Bangkep meragukan hasil penetapan tersebut karena
banyak kecurangan,"kata Hamzah tokoh Pemuda Bangkep saat dihubungi,
Kamis (3/11).

Dikatakan Hamzah, salah satu persoalan yang dinilai menyalahi aturan
adalah dokter yang memeriksa kesehatan tidak sesuai dengan yang di
tetap kan oleh kementrian kesehatan.

"Buktinya, salah satu kandidat yang sudah terkena strouk bahkan tidak
bisa berdiri lama ternyata diloloskan,"tegasnya.

Parahnya lagi, lanjut Hamzah, Ketua Tim Kesehatan yang memeriksa
adalah istri dari salah satu Ketua Partai pengusung kandidat.

"Tes bebas narkoba untuk seluruh kandidat tidak lengkap atau hanya tes
urine dan darah, tanpa tes rambut,"imbunya.

Tidak hanya itu, pihaknya juga mempersoalkan keabsahan ijazah salah
satu kandidat.

"Ada juga ijazah salah satu kandidat waktu pendaftaran menyetor kan
ijazah sarjana bertitle SE akan tetapi pada saat meegetahui akan
verifikasi ijazah tersebut di tariknya kembali, akhirnya menggunakan
ijazah SMA, padahal pada saat pendaftaran kandidat mengatakan dia
seorang sarjana harusnya kpud langsung menolaknya,"bebernya.

Menurutnya, keinginan warga Bangkep hanya satu, Bangkep ke depan di
pimpin oleh orang yang benar-benar bersih yang tidak hanya pintar
menghabiskan dana daerah. Ujarnya.

Ia berharap, hasil putusan penetapan Cabu-Cawabub waktu lalu untuk
ditinjau ulang.

"Kalau bisa kami berharap, untuk dilakukan seleksi ulang dengan cara
yang jujur dan benar."tukas Hamzah.(Sfz)*


Sumber : suaraindonesia-news.com
Home