Home
 
 
 
 
Jelang Pilwako Pekanbaru Pengusaha Batubata Mengeluh.

Rabu, 25/01/2017 - 11:37:53 WIB

PEKANBARU - Saat sesulit ini, seorang pengusaha batubata bernama Budi di Kecamatan Teanayan Raya Pekanbaru Riau mengeluh.

"Jelang Pilkada Pekanbaru permintaan konsumen berkurang, belum lagi harga batubatu menurun," Ujarnya Budi.

Budi yang mengendalikan usaha orang tuanya menambahkan, permintaan batubata biasanya banyak yang memesan dari proyek-proyek Pemerintah. Nah, belakangan ini permintaan sepi.

Usaha Budii ada dua bedeng batu bata dua unit, yang terletak di Simpang Tangor dekat kantor Camat Tenayan Raya.

"Wah, lebih parahnyanya lagi bang klo musim hujan, untuk menjemput batubata tersebut lewat jalan tanah. Kadang kita keteter kalau jalan sudah becek," Keluh Budi.

Menurut Budi, Batubata tersebut keringnya dua minggu. " Prosesnya mulai mencetak, dibandreng. setelah diangakat ke tunggku lalu di susun. Setelah disusun baru di bakar. Setelah dibakar baru menunggu konsumen yang memesan. " Terang Budi.

Jenis - jenis batubata yang di cetak di Kecamatan Tenayan Raya ada 3 macam, yaitu: 1.Pres Jumbo ukuran 10x20cm, 2. Pres kecil ukuran 5x10cm. 3. Batubata cetak tangan/manual.

"Sekarang kebanyakan pakai mesin cetak batubata bang, yang manual sudah mulai berkurang," Jelas Budi.

Menurut Budi, izin IMB saat ini mengalami kendala sehingga proyek-proyek sedikit lamban. Dan imbasnya ya kita yang usaha batubata.

Budii juga meminta kepada calon Walikota sekarang ini untuk memperhatikan nasib pekerja batubata, jangan hanya usaha-usaha lainnya yang diperhatikan.(zrc)

Home