Home
 
 
 
 
Tim relawan COVID-19 Kukerta Unri membuat Inovasi Alat Penyangga Sabun Cuci Tangan

Rabu, 09/09/2020 - 15:48:18 WIB

Rimba Melintang , Pendemi Virus Corona atau Covid-19 mengunggah setiap orang untuk bergotong royong dalam menjadi terdepan untuk pencegahan penyebaran. Mulai penyediaan sabun cuci tangan, handsanitizer, disinfectan di beberapa tempat umum. Namun, banyaknya penggunaan handsanitizer dan disinfectan yang dilakukan banyak orang justru tak menjamin orang itu terbebas dari COVID-19 ini.

Sebab ada 22 study kesehatan yang menyebutkan, Virus Corona penyebab SARS ataupun MERS bisa bertahan hidup di benda mati. Virus Corona bisa bertahan di kayu dan di kaca selama empat hari, bertahan di plastik selama lima hari, di aluminium selama 2 hingga 8 jam, dan di sarung tangan medis(handscoon) selama 8 jam.


Berangkat dari hal itu, delapan Mahasiswa Universitas Riau (UNRI) berinovasi membuat alat sabun cuci tangan footable. Mereka adalah Arfian Dwi Haryansyah, Karwanti, Khairun Nisa, Nia Desyanti, Ramayanti, Tengku Siti Sholeha, dan Yustitio Mauli Putri yang merupakan mahasiswa semester 6 dengan program studi yang berbeda-beda.


Menurut tengku, sapaan akrab Tengku Siti Sholeha penularan COVID-19 ini bisa melalui benda, dan kemungkinan bisa melalui pump sabun cuci tangan . Dengan alat penyangga footable yang di rancang ini akan mempermudah orang mengurangi sentuhan dengan botol sabun cuci tangan. ā€œdengan begitu,  jika ada virus corona dalam benda itu resiko penularannya sangat kecil,ā€ ujarnya.


Mahasiswa semester 6 ini juga menyampaikan dalam pembuatan alat penyangga footable ini beberapa komponen pun di gunakan. Seperti pipa, lem, sam lurus, elbon, dan soket.
Home