Home
 
 
 
 
Meninjau IPA SPAM, Direktur Air Minum Kementerian PUPR Kunjungan Kerja di Kota Dumai

Jumat, 23/04/2021 - 14:50:31 WIB

ZONARIAU.COM | DUMAI  -  Dalam rangka Kunjungan Kerja Direktur Air Minum Kementrian PUPR dibeberapa wilayah di Dumai untuk meninjau Instalasi Pengolahan Air Sistem Penyediaan Air Minum (IPA SPAM) dengan Skema Nasional Urban Water Supply Project (NUWSP) 50 liter perdetik di Km12 Jalan Raya Bukit Timah Kota Dumai. Kamis, (22/4).

Kunjungan Kerja Direktur Air Minum Kementrian PUPR  Ir. Yudha Mediawan ,M. Dev, Plg, Kepala Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Provinsi Riau Ir. Ichawanul Ihsan beserta rombongan, disambut oleh Asisten II Setdako Dumai H. Syahrinaldi S. Sos, M, Si, Plt Kepada Dinas PUPR Kota Dumai Zulkarnain, S. sos, M, Si, Kabid Cipta Karya Riau Satrya Alamsyah, ST, MT dan Direktur PDAM Dumai Agus Adnan, ST.

Wali Kota Dumai yang di wakili oleh Asisten II Setdako Dumai H. Syahrinaldi S. Sos, M, Si, menyampaikan terimakasih atas kunjungan dan bantuannya dalam proyek Pembanguan SPAM NUWSP 50 liter perdetik yang merupakan Hibah Bank Dunia.

"Mudah-mudahan dengan kunjungan ini, Kita mendapat dukungan dan bantuan dari Kementrian PUPR dalam merealisasikan pelayanan air bersih ke masyarakat," harapnya.

Beliau juga menyampaikan harapan adanya dukungan lanjutan dari APBN dalam pengembangan SPAM di Kota Dumai, khususnya membantu jaringan pipa distribusi kemasyarakat.

"Pemko Dumai terus berupaya bagaimana memberikan pelayanan yang baik, sehingga kedepannya masyarakat bisa mendapatkan air bersih yang selama ini didamba-dambakan," pungkas H. Syahrinaldi.

Proyek ini terdiri dari pembangunan IPA jenis Nano Filter (HFNF) 50 Liter perdetik, pembangunan intake, jaringan pipa transmisi dan juga pipa distribusi utama sepanjang 15 km dengan nilai kontrak 36 milyar rupiah dan direncanakan akan selesai pada bulan Juni tahun 2021.
 
Dijelaskan juga bahwa penggunaan IPA Nano Filter ini merupakan pertama kali digunakan di Indonesia yang merupakan teknologi pengolahan air terbaru dari Belanda.

Dengan biaya operasi pemeliharaan (OPEX) berkisar dari Rp 1.700 – Rp. 2.000 per meter kubik.

Menurut Direktur Air Minum Kemetrian PUPR
Ir. Yudha Mediawan ,M. Dev, Plg, harga operasional tersebut  murah dibandingkan biaya operasi pemeliharaan dengan menggunakan instalasi konvensional yang harga nya bisa mencapai Rp. 9000 per meter kubik.

"Jika terealisasi seperti demikian, IPA Nano filter ini bisa menjadi pilot project untuk pengolahan air gambut di wilayah Indonesia lainnya," imbuhnya.

Disela-sela kunjungan, Plt Kadis PUPR Kota Dumai Zulkarnain, S. Sos, M, Si menyerahkan IMB bangunan proyek tersebut  kepada Direktur Air Minum Kementrian PUPR Yudha Mediawan.

Plt Kadis PUPR Kota Dumai melalui Kabid Cipta Karya Riau Satrya Alamsyah, ST, MT mengatakan, Terimakasih atas kedatangan Direktur Air Minum Kementerian PUPR beserta rombongan.

"Semoga progres proyek pembangunan IPA SPAM dengan kapasitas 50 Liter perdetik, dimana itu sama dengan 8000 sambungan kerumah pelanggan," sebutnya.

IPA SPAM ini diharapkan menjadi pilot projek bagi pembangunan SPAM lain yang air bakunya
Mirip air yang ada di Kota Dumai yaitu bergambut.

"Dengan air gambut ini, Kita harapkan dengan teknologi Nano Filter, Kita bisa mendapatkan harga operasional pemeliharaan yang jauh lebih murah dibandingkan menggunakan bahan kimia," pungkas Riau Satrya Kabid Cipta Karya PUPR Kota Dumai.

Direktur PDAM Dumai Agus Adnan, ST juga berkesempatan menyampaikan kepada Direktur Air Minum Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR terkait dengan progres pembangunan serta pelayanan air bersih yang sudah berjalan dengan baik serta langkah-langkah yang akan ditempuh dalam merealisasikan serta meningkatkan pelayanan penyediaan air bersih.*(red)
Home