Home
 
 
 
 
Percepat Pelaksanaan Vaksinasi, Walikota Pekanbaru Lepas Mobil Vaksinasi Keliling

Senin, 31/05/2021 - 14:22:31 WIB

PEKANBARU - Walikota Pekanbaru selaku ketua Satgas gugus penanggulangan Covid-19 Kota Pekanbaru menggesa percepatan pelaksanaan Vakasinasi.

Vaksinasi Covid-19 diharapkan dapat menurunkan angka posotif yang terpapar Covid-19 di kota Pekanbaru.

Sebagaimana dalam 2 minggu terakhir bahwa tingginya angka penyebaran covid-19 di Provinsi Riau, khususnya Pekanbaru sebagai ibu kota provinsi, membuat Pemerintah Kota Pekanbaru melakukan percepatan pemutusan mata rantai covid, dengan meluncurkan lima unit mobil vaksin keliling, Kamis (27/5).

Mobil vaksin ini akan beroperasi setiap hari mulai pukul 08.00 Wib sampai dengan pukul 16.00 Wib. Rutenya menjangkau kelurahan dan kecamatan, khususnya yang berada di zona merah.

Mungkin gambar satu orang atau lebih, orang berdiri dan teks yang menyatakan 'MAL PELAYANAN PUBLIK KOTA PEKANBARU'

"Bus vaksin keliling dilengkapi tenaga medis dan  ruang tunggu, ruang untuk vaksin serta seorang pramugara dan driver.  Mobil vaksin ini diharapkan dapat menjangkau warga masyarakat yang mengalami kendala menuju lokasi vaksin yang disebar Pemerintah Kota Pekanbaru di beberapa lokasi. Untuk itu kita harapkan kerjasama masyarakat dengan pemerintah, untuk menyukseskan pelaksanaan vaksinasi di Pekanbaru. Target kita tujuh bulan ke depan 730 ribu warga Pekanbaru wajib divaksin semua. Sekarang yang sudah divaksin baru 100 ribu orang. Jadi sampai akhir tahun ini vaksin terhadap 630 ribu lagi warga Pekanbaru sudah harus tuntas, " ujar walikota.

Mungkin gambar satu orang atau lebih dan orang berdiri

 Menurut walikota, dari 1 juta 167 ribu warga Pekanbaru, 730 warga wajib vaksin, guna meningkatkan imunitas warga, hingga akhirnya bisa memutus mata rantai corona di Pekanbaru. Selain melaksanakan vaksil massal terhadap warga kota, upaya Pemko Pekanbaru menekan penyebaran covid-19 Pemko  juga dengan meningkatkan tracing terhadap warga yang mengalami kontak dengan pasien positif, merawat pasien terpapar baik di rumah sakit, maupun dengan isolasi di fasilitas-fasilitas yang disediakan pemerintah.

"Sedangkan bagi pasien yang melakukan isolasi mandiri di rumah, juga dipantau oleh tim medis yang disediakan pemerintah," ujar Walikota Firdaus.

Pekanbaru sendiri masih masuk zona merah, dari 12 kabupaten kota yang ada di Riau. Karena itu Presiden Jokowi saat berkunjung ke Riau meminta Menteri Kesehatan mengirimkan 100 ribu vaksin ke Riau, 50.000 diantaranya disebar ke Pekanbaru dan 50.000 lagi ke Dumai. ( Adv)
Home