Home
 
 
 
 
Bupati Bakhtiar Gratiskan Swab Antigen Dan Vaksin Bagi Peserta Seleksi Kompetensi ASN-PPPK Guru

Senin, 13/09/2021 - 16:52:13 WIB

PANDAN
– Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani menginstruksikan
kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Tapteng agar seluruh peserta Seleksi
Aparatur Sipil Negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja
(PPPK) Jabatan Fungsional Guru Tahun 2021, sudah divaksin Covid-19 dan
sudah dites Antigen.

Bupati Bakhtiar Ahmad Sibarani menegaskan,
untuk vaksinasi dan Tes Swab Antigen terhadap seluruh peserta seleksi
tidak dibebani biaya atau gratis. Vaksinasi dan Swab Antigen dilakukan
untuk memastikan seluruh peserta seleksi bebas Covid-19, atau dalam
keadaan sehat.

“Seluruh peserta seleksi sudah harus divaksin
Covid-19 dan kemudian wajib Diswab Antigen, kita gratiskan. Pemkab
Tapanuli Tengah siap memfasilitasinya. Dinas Kesehatan Tapteng sudah
kita instruksikan untuk menyiapkan seluruh Puskesmas yang ada di
Tapteng,” jelas Bakhtiar, Jumat (10/09/2021).

Selain itu, ia juga berpesan kepada peserta seleksi agar tidak percaya terhadap calo, atau siapapun yang menjanjikan kelulusan.

“Saya
berpesan agar seluruh peserta mempersiapkan diri dan menjaga kesehatan
dalam mengikuti seleksi PPPK ini. Jangan percaya calo, atau siapapun itu
yang menjanjikan kelulusan dalam pelaksanaan seleksi ini,” tegasnya.

Terpisah,
Kadis Pendidikan Tapteng, Boy Rahman Hasibuan, SIP, M.AP yang ditemui
di ruang kerjanya menambahkan, setiap peserta seleksi minimal sudah
divaksin dosis pertama, dan telah melakukan Tes Swab Antigen sehari
sebelum pelaksanaan seleksi (H-1).

Sementara itu, lanjut Boy Rahman, untuk pelaksanaan seleksi kompetensi dilaksanakan sesuai jadwal ujian masing-masing peserta.

“Selama
mengikuti seleksi, para peserta agar mematuhi protokol kesehatan yang
ditetapkan oleh panitia, dan membawa semua persyaratan yang diperlukan
dalam pelaksanaan ujian,” kata Boy Rahman, seraya menyebut bahwa metode
seleksi PPPK Guru ini menggunakan sistem CAT-UNBK.

Namun lanjut
Boy, bagi peserta seleksi yang tidak bisa divaksin seperti ibu hamil,
penyintas Covid sebelum 3 bulan serta komorbid penyakit, diwajibkan
untuk membawa surat keterangan dari dokter pemerintah.  

“Jadi surat keterangan dari dokter tersebut bunyinya menyatakan bahwa peserta dimaksud tidak bisa divaksin,” tambahnya.

Boy
menjelaskan, Seleksi ASN PPPK Jabatan Fungsional Guru Tahun 2021
memasuki tahap pertama, dimulai pada tanggal 13-17 September 2021.

“Untuk
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah, ASN-PPPK untuk Jabatan Fungsional
Guru yang diterima sebanyak 186 orang. Jumlah peserta yang lulus dalam
seleksi administrasi sebanyak 1.475 peserta,” sambungnya.

Dijelaskan lebih lanjut, untuk seleksi administrasi dilaksanakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Boy
Rahman menambahkan, Dinas Pendidikan Tapteng telah menerbitkan
pengumuman Nomor 4661/B/GT.01.00/2021 tentang penyampaian jadwal tahapan
pelaksanaan seleksi Guru ASN-PPPK Tahun 2021.

Penerbitan
pengumunan itu, lanjut Boy, menindaklanjuti Surat Dirjen Guru dan Tenaga
Kependidikan Nomor: 4661/B/GT.01.00/2021 tentang penyampaian jadwal
tahapan pelaksanaan seleksi Guru ASN PPPK Tahun 2021.

“Seleksi
tahap pertama pada tanggal 13 sampai dengan 17 September 2021,
dilaksanakan di dua lokasi yakni, di SMA Negeri 1 Matauli Pandan dan SMK
Negeri 1 Lumut,” jelasnya.

“Jadi setiap peserta seleksi wajib
membawa hasil Swab Antigen dan Sertifikat Vaksin minimal tahap pertama.
Hal ini sebagaimana dengan Surat Edaran yang kita terbitkan dengan Nomor
800/1576/2021, tentang penyampaian kelengkapan peserta Seleksi Uji
Kompetensi ASN-PPPK Jabatan Fungsional Guru Tahun 2021,” pungkasnya.(Mendova)
Home