Home
 
 
 
 
Diduga Proyek Siluman Mulai Muncul di Kabupaten Sergai

Kamis, 23/09/2021 - 13:44:10 WIB

Serdang Bedagai – Pekerjaan proyek pembangunan Laboratorium SMA Negeri.1 Sei Bamban, Desa Gempolan, Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai. Provinsi Sumatera Utara mulai disoroti oleh warga setempat.

Pasalnya, Pekerjaan proyek yang sudah berjalan dua minggu ini tanpa papan nama proyek.

Hal itu kemudian mendapat sorotan dari warga Desa Gempolan bahwa proyek yang dibangun pemerintah dinilai proyek siluman, sebab sama sekali tidak terpasang papan nama informasi proyeknya saat melaksanakan kegiatan pekerjaan.

“Proyek yang dikerjakan tanpa menggunakan papan nama itu indikasinya sebagai trik untuk membohongi masyarakat agar tidak termonitoring besar anggaran dan sumber anggaran,” Tegas salah satu warga pada awak media Kamis (22/9/2021)

“Semestinya pihak pemborong atau kontraktor harusnya memberikan surat pemberitahuan kepada pihak Sekolah, kalau ada masyarakat bertanya ini proyek apa?,” Ungkap warga yang minta tidak disebutkan namanya.

Dia sangat menyayangkan seperti pengawas lapangan memonitoring dan menegur rekanan agar memasang papan informasi proyek saat di mulai pekerjaan.

Menurutnya, sesuai amanah Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Nomor 14 Tahun 2008 dan Perpres Nomor 54 Tahun 2010 dan Nomor 70 Tahun 2012, dimana mengatur setiap pekerjaan bangunan fisik yang dibiayai negara wajib memasang papan nama proyek, dimana memuat jenis kegiatan, lokasi proyek, nomor kontrak, waktu pelaksanaan proyek dan nilai kontrak serta jangka waktu atau lama pekerjaan.

“Pemasangan papan nama proyek merupakan implementasi azas transparansi, sehingga masyarakat dapat ikut serta dalam proses pengawasan,” Ungkap warga yang mengetahui betul tentang proyek itu.

Menurut pekerja bangunan Proyek tersebut saat di wawancari Wartawan Zonariau.com mengatakan bahwa kami tidak tau mengenai anggaran dan Papan plang Proyek pak setau kami mulai pengerjaan proyek ini belum pernah saya tau yang nama papan Plank Proyek, GK ngerti saya lah pak..!?  kami hanya di perintahkan untuk kerja saja, kami hanya di bayar upah harian saja, “Ucap pekerja.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan belum juga ada papan nama proyek Dan Diketahui siapa pemborongnya. (Mendrova)
Home