Home
 
 
 
 
Anggota yang Terlibat Bentrok dengan Polri di Timika Diproses POM

Senin, 29/11/2021 - 10:39:09 WIB

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa angkat bicara terkait dengan bentrokan yang terjadi antara Satgas Nanggala Kopassus dengan Satgas Amole Polri. Kejadian itu diketahui terjadi di Distrik Tembagapura, Mimika, Papua, pada Sabtu (27/11) lalu.

Andika mengatakan, Polisi Militer (POM) TNI dengan POM AD sedang melakukan proses terhadap mereka yang diduga terlibat dengan kejadian tersebut.

"Pusat Polisi Militer TNI bersama-sama dengan Pusat Militer TNI AD, sedang lakukan proses terhadap semua oknum anggota TNI yang terlibat dalam dugaan tindak pidana di Timika tersebut," kata Andika saat dihubungi, Senin (29/11).

Tak hanya itu, untuk proses hukum itu juga akan dilakukan terhadap anggota Korps Bhayangkara yang diduga terlibat. Akan tetapi, hal itu ia serahkan kepada Polri dalam penindakannya.

Terkait kasus itu sendiri, antara TNI dengan Polri sudah saling berkoordinasi. Sehingga, untuk proses pidana terhadap anggota polisi yang diduga terlibat juga dilakukan.

"TNI juga sudah lakukan koordinasi dengan Polri, untuk lakukan proses terhadap oknum anggota Polri yang terlibat dalam dugaan tindak pidana di Timika tersebut," jelasnya.

Sebelumnya, Sebuah video beredar yang menyebutkan adanya bentrokan antara Satgas Nanggala Kopassus dengan Satgas Amole Brimobda Aceh. Kejadian itu terjadi di Distrik Tembagapura, Mimika, Papua, pada Sabtu (27/11) lalu.

Kapolda Papua Irjen Mathius Fakhiri mengatakan, kejadian yang terjadi di wilayah hukumnya itu hanyalah kesalahpahaman saja. Kejadian itu pun sudah diselesaikan dan juga sudah berdamai.

"Nanggala juga kan itu di bawah Kapolda, karena di bawah operasi Nemangkawi. Amule juga sama di bawah Kapolda, sudah diselesaikan langsung," kata Mathius saat dihubungi, Senin (29/11).

Ia pun menegaskan, untuk kejadian itu sudah diselesaikan dan sudah ada masalah lagi. Ia pun memastikan sudah aman pasca kejadian tersebut.

"Sudah berdamai, korban luka-luka biasa saja. Sudah diselesaikan, tidak masalah ya. Insya Allah aman-aman saja," tegasnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal menjelaskan, kejadian kesalahpahaman itu terjadi di Ridge Camp Pos RCTU Mile 72 atau tepat di depan Mess Hall, Timika, Papua.

"Kesalahpahamn tersebut berawal dari enam personel Satgas Amole Kompi 3 yang berada di Pos RCTU Ridge Camp Mile 72 yang sedang berjualan rokok. Selanjutnya tiba Personel Nanggala Kopassus sebanyak 20 orang membeli rokok dan komplain mengenai harga rokok yang dijual personel Amole Kompi 3 penugasan," jelas Kamal.

"Selanjutnya dan pengeroyokan dengan menggunakan benda tumpul dan tajam terhadap enam Personel Amole Kompi 3 Penugasan," sambungnya.
Home