Home
 
 
 
 
PKB Ajukan Zaskia Gotik Jadi duta Pancasila, Menuai Protes

Minggu, 17/04/2016 - 12:01:17 WIB

Jakarta - Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menilai pedangdut Zaskia Gotik tidak pantas dinobatkan menjadi Duta Pancasila setelah tersandung kasus dugaan penghinaan lambang negara.

Ryamizard mengatakan, masyarakat sangat pantas kecewa dan menolak penobatan itu, karena memang Zaskia dinilai sebagai orang yang tidak paham tentang arti Pancasila.
 
Ryamizard mengibaratkan Zaskia sebagai seorang pasien yang membutuhkan perawatan untuk disembuhkan. Karena ibarat itulah, Ryamizard menilai pedangdut seksi itu tak layak jadi Duta Pancasila.
 
"Dia itu (Zaskia), bukan dokter (mengajari), marahlah orang. Bukan begitu (diangkat jadi duta Pancasila). Dia itu pasien. Kita sebagai dokter, kita sembuhin, bukan dia yang jadi dokter," ujar Ryamizard di kantor Kementerian Pertahanan, Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu, 13 April 2016.
 
Menurut mantan Kepala Staf Angkatan Darat itu, harusnya wanita yang akrab disapa Eneng tersebut bukan menjadi Duta Pancasila, tapi melainkan harusnya banyak belajar lagi tentang Pancasila.
 
"Dia harus belajar Pancasila lagi, kan dia minta maaf. Ya dia sebagai pasien belajar Pancasila, dia kan tidak mengerti, dia menyadari itu. Kita sebagai dokter kasih terapi, terapi apa? yaitu mengajari. Bukan dia yang jadi dokter," kata Ryamizard.
 
Sebelumnya, Zaskia Gotik tersandung kasus penghinaan lambang negara yang membuatnya harus berurusan dengan pihak berwajib. Ucapan Zaskia di sebuah acara di stasiun tv swasta menyebut sila ke lima Pancasila adalah "Bebek Nungging",langsung menuai kecaman.
 
Alasan PKB Tunjuk Zaskia Gotik Jadi Duta Pancasila
Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Kadir Karding, menyatakan tidak serta merta jajaran fraksinya menunjuk pedangdut Zaskia Gotik menjadi Duta Pancasila. Rupanya ada syarat khusus yang diminta PKB terhadap pedangdut pemilik goyang itik tersebut.
"Dia (Zaskia) kan ngakunya lagi kejar paket dulu, dengan alasan bisa belajar Pancasila secara total. Makanya, kami minta dia supaya cepat lulus (kejar paket A)," kata Karding di Semarang, Minggu, 10 April 2016.
 
Syarat yang diberikan, kata Karding, saat itu langsung disanggupi oleh artis yang hanya sekolah sampai kelas 3 SD itu. Sehingga, syarat menempuh pendidikan Kejar Paket A karena yang bersangkutan merupakan publik figur yang akan menyebarluaskan nilai-nilai Pancasila kepada masyarakat.
 
Menurutnya, pemilihan Zaskia sebagai Duta Pancasila oleh kader PKB saat bertemu 62 artis ibu kota di Gedung MPR/DPR pada 7 April lalu memang berlangsung spontan. Bahkan, pihaknya tak menampik jika pemilihan Zaskia Gotik sebagai Duta Pancasila karena memang isu tentang Zaskia sedang santer beredar.
 
"Tapi kita jangan suka menghukum orang. Kami sebagai wakil rayat merasa perlu memberi hukuman dengan menjadikan dia sebagai duta agar dia dapat mempraktikkan nilai Pancasila di kehidupan sehari-hari," tuturnya.
 
Lebih jauh, Ketua Komisi III DPR itu menyebut sikap tersebut telah tertuang dalam UU Pendidikan Nasional dan Pasal 31 dan 28c di UUD 45 tentang kewajiban pendidikan di negara. Dengan mengamalkan Pancasila, maka akan mampu mengubah seseorang dari zero to hero.
 
"Niat kami memang merangkul pekerja seni karena aksesnya ke media sangat kuat, begitu pula ke publik," katanya.
 
Sebelumnya, Zaskia Gotik tersandung kasus penghinaan lambang negara yang membuatnya harus berurusan dengan pihak berwajib. Guyonan Zaskia di sebuah acara di stasiun tv swasta menyebut sila kelima Pancasila adalah “Bebek Nungging”, langsung menuai kecaman.
 
Sejumlah pihak melaporkan Zaskia ke polisi, dan mau tak mau pemilik goyang itik itu harus berhadapan dengan hukum.(Viva.co.id)***
Home